Anamnesa riwayat yang mendetil dan pemeriksaan tisik merupakan dasar dari diagnosis bedah saraf. Untuk pasien dengan gangguan sistem saraf, harus didapatkan riwayat yang akurat sekali saja, tetapi pemeriksaan neurologik harus sering diulang dan dicatat untuk mengetahui perjalanan penyakit dan untuk menentukan pentingnya diagnosis selanjutnya dan intervensi bedah.